Ada Skrining Mandiri Covid-19 Tersedia di Mobile JKN

Tarakan – Saat ini di aplikasi Mobile JKN telah tersedia fitur Skrining Mandiri Covid-19, dimana Peserta
Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat memanfaatkan fitur tersebut untuk
melakukan screening mandiri Covid-19 sesuai dengan kondisi atau gejala yang sedang dialami. Skrining
Mandiri Covid-19 ini terkoneksi dengan lokasi peserta (terdapat fitur GPS) dan disinergikan dengan data
dan informasi status zona di wilayah masing-masing.
“Dalam rangka pencegahan penyebaran pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan telah mengembangkan fitur
baru dalam Mobile JKN yaitu Skrining Mandiri Covid-19. Melalui fitur ini, peserta JKN-KIS dapat melakukan
pengecekan statusnya secara rutin dengan menjawab beberapa pertanyaan sesuai dengan keadaan yang
sebenar-benarnya” kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Ksehatan Cabang Tarakan Rita
Zakiah, Rabu (19/05).
Rita menjelaskan, dalam fitur Skrining Mandiri Covid-19 dibagi menjadi 2 tahap yaitu skrining awal dan
skrining harian. Skrining awal dilakukan hanya sekali seminggu dengan menjawab pertanyaan secara
lengkap, sedangkan skrining harian dilakukan setiap hari yang dimulai pada pukul 11.00 WITA yang
digunakan untuk melihat perkembangan kesehatan dan pergerakan dari peserta JKN-KIS.
“Peserta JKN-KIS yang sudah mengunggah dan mengaktifkan Mobile JKN dapat langsung memilih fitur
“Skrining Mandiri Covid-19”. Dari Screening mandiri Covid-19 dalam aplikasi Mobile JKN selain dapat
dilakukan sekali oleh peserta, juga bisa dilakukan setiap hari untuk mendapatkan data yang terkini serta
akurat. Notifikasi screening harian akan muncul setiap pukul 11.00 WITA” terangnya.
Rita kemudian menambahkan, banyak manfaat yang bisa diambil dengan menggunakan aplikasi Mobile
JKN khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini. Mulai dari mendaftarkan diri menjadi peserta bagi yang
belum mendaftar, mengurus administrasi kepesertaan dari rumah saja, tanpa perlu langsung datang ke
kantor BPJS Kesehatan. Selain itu, lewat aplikasi Mobile JKN, peserta juga dapat mendaftarkan antrean di
fasilitas kesehatan dari rumah sehingga dapat mengurangi risiko tertular penyakit dibandingkan mengantre
langsung.
“Untuk itu kami menghimbau kepada peserta JKN-KIS untuk dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN.
Selain screening mandiri Covid-19 dalam aplikasi ini juga terdapat fitur screening riwayat kesehatan. Fitur
ini tujuannya untuk mendeteksi gejala penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal
kronis dan jantung koroner,” tambah Rita.
Rahmat Syaban (38) peserta JKN-KIS yang baru saja melakukan perjalanan dari luar kota telah
memanfaatkan fitur tersebut selama masa karantina. Menurutnya, dengan screening mandiri Covid-19
lewat Mobile JKN, membantunya untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya.
“2 minggu lalu saya baru saja kembali dari daerah yang sudah ditetapkan zona merah. Setelah kembali
saya mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan melakukan karantina mandiri selama
14 hari dirumah. Selama karantina, saya juga memanfaatkan screening mandiri lewat mobile JKN ini, untuk
mengcek kondisi kesehatan saya. Alhamdullilah, 14 hari karantina kondisi saya sehat tanpa gejala”
ungkapnya. (OM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.