Antisipasi Penyebaran Virus Corona, BPJS Kesehatan Terapkan Physical Distancing Pada Ruang Tunggu

Tarakan – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona, BPJS Kesehatan
memberlakukan berbagai penyesuaian kebijakan utamanya terkait pelayanan kepada peserta
Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). BPJS Kesehatan Cabang
Tarakan saat ini telah menerapkan physical distancing dengan mengatur jarak antar pengunjung
pada ruang tunggu antrian baik di Kantor Cabang maupun Kantor Kabupaten.
“Saat ini BPJS Kesehatan telah menetapkan protokol penanganan virus corona di ruang tunggu
antrian, seperti pengukuran suhu tubuh pengunjung, penyediaan tempat cuci tangan dan hand
sanitizer, penggunaan masker bagi petugas frontliner dan melakukan disinfeksi setiap hari di area
kantor BPJS Kesehatan. Selain itu, untuk meminimalisir kontak langsung BPJS Kesehatan juga
mengatur jarak di ruang tunggu antrian dengan membatasi minimal 1 meter,” ujar Kepala Bidang
Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Fenny Fathiyah, Kamis (16/04).
Fenny menambahkan, sejak 17 Maret lalu, BPJS Kesehatan telah memberlakukan pembatasan
layanan di kantor cabang dan kantor kabupaten untuk mengurasi kontak langsung kepada
peserta. Pelayanan yang masih dilakukan di kantor hanya bagi Peserta PBI (Penerima Bantuan
Iuran) dan pengaduan yang membutuhkan penyelesaian segera. Untuk pelayanan lainnya
dialihkan melalui aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center.
“Saat ini yang dilayani di kantor hanya untuk peserta PBI dan pengaduan saja. Untuk
meminimalisir kontak lansung, kursi pada ruang tunggu antrian telah kami beri jarak minimal 1
meter. Selain itu, jarak antara frontliner dan peserta yang sedang dilayani juga kami beri jarak
aman minimal 1 meter. Jadi kami menerapkan Physical Distancing bagi peserta yang benar-benar
harus dilayani langsung di kantor,” terangnya.
Kondisi ini disambut baik oleh Rahman (36) peserta PBI yang sedang berkunjung ke kantor BPJS
Kesehatan Cabang Tarakan. Saat ditemui tim Jamkesnews dirinya sedang melaporkan
pendaftaran bayinya yang baru saja lahir.
“Saat datang saya diinformasikan oleh satpam untuk dilakukan pengecekan suhu badan terlebih
dahulu kemudian menggunakan hand sanitizer sebelum menuju ke frontliner. Saya lihat kursi
tunggu antrian sudah diberi tanda dan jarak, jadi saya rasa ini kebijakan yang baik untuk
mengurangi kontak langsung dengan pengunjung lainnya,” ungkapnya. (OM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.