Klinik 24 Jam Di Tarakan Ini Sudah Terapkan Sistem Antrian Elektronik

Tarakan – BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada
peserta JKN-KIS salah satunya dengan memberikan kemudahan dalam mendaftar untuk mendapatkan
pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), melalui sistem antrean elektronik yang
terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN.
Klinik Pratama Carsa, merupakan salah satu FKTP mitra BPJS Kesehatan di Kota Tarakan yang sudah
menerapkan sistem antrean secara online dan sudah terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN sejak awal
bulan Februari tahun ini. Dengan adanya sistem antrean yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN,
peserta tidak perlu datang ke klinik lebih awal supaya mendapatkan nomor urutan pertama, tapi bisa
mendaftar di rumah masing-masing melalui aplikasi Mobile JKN.
Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Tarakan, Rita Zakiah menyatakan
layanan yang ada di aplikasi Mobile JKN ini diperuntukkan BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan untuk
memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta. Khusus antrean elektronik berguna memangkas antrian
panjang yang biasanya terjadi di FKTP dan memberikan kenyaman dan pelayanan yang optimal.
“Kami (BPJS Kesehatan) terus berkomitmen memberikan kemudahan dan pelayanan yang terbaik untuk
peserta. Fitur dari Mobile JKN sendiri sudah cukup lengkap dengan berbagai kemudahan seperti
pendaftaran, perubahan data, status kepesertaan, kartu digital, skrining kesehatan dan masih banyak lagi.
Lalu kami lengkapi dengan fitur antrean elektronik yang terhubung dengan pihak faskes, jadi peserta bisa
mengambil nomor antrian terlebih dahulu dari rumah dan memantau kapan gilirannya akan
dipanggil,”pungkasnya
Saat tim Jamkesnews berkunjung ke klinik 24 jam yang beralamat di Jalan Sebengkok Tiram ini pada
Kamis (19/3), dokter yang bertugas saat itu, dr. Ratna, mengungkapkan bahwa dengan adanya sistem
antrean elektronik yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN tentunya akan semakin memberikan
kemudahan kepada peserta JKN-KIS. Apalagi antrean panjang biasanya timbul di jam-jam tertentu dan
ruang tunggu saat itu tidak mencukupi. Dengan adanya antrean secara online ini, menurut Ratna dapat
memberikan dampak positif bagi peserta karena sudah tidak perlu menyisihkan waktu lebih awal untuk
mengambil nomor antrean dan cukup mendatfar lewat Mobile JKN. Selain itu, peserta dapat memantau
giliran melalui aplikasi sehingga tidak perlu menunggu lama di faskes.
“Lebih praktis, mudah di akses. Kini peserta JKN-KIS sudah tidak perlu datang lebih awal untuk mengambil
nomor antrean. Dengan adanya layanan antrean elektronik ini, pendaftaran bisa dilakukan dari rumah,
pasien datang ke klinik lalu tinggal dipanggil saja,” tutur Ratna. (OM)

Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah tanda kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis*.

KIS diterbitkan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta jaminan kesehatan termasuk penerima bantuan iuran (PBI).

Kepesertaan KIS ada 2 kelompok:

  1. Kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri, ataupun berkontribusi bersama pemberi kerjanya;
  2. Kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh pemerintah dan iurannya dibayari oleh pemerintah

*) Kartu lainnya: Kartu Askes, KJS, Kartu JKN BPJS Kesehatan, masih tetap berlaku sesuai ketentuan sepanjang belum diganti dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Kini dengan BPJS Kesehatan Care Center 1500400, Aplikasi Mobile JKN dan Mobile Customer Service, Layanan JKN-KIS Semakin Praktis

Leave A Reply

Your email address will not be published.