Irianto : Perubahan Wajah Ibukota Cukup Terasa

Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie bersama masyarakat Tanjung Selor melakukan aksi bersepeda bersama dalam rangka peringatan Haornas ke-37, Jumat (11/9)

TANJUNG SELOR – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie bersama masyarakat mengelilingi Kota Tanjung Selor dengan bersepeda. Kegiatan tersebut diawali senam kebugaran bersama di Lapangan Agatis, Jumat (11/9) pagi. Tema Haornas ke 37 yang diperingati tahun ini adalah, Sport Science, Sport Tourism, dan Sport Industry.

Sport Science akan bermanfaat untuk meningkatkan olahraga Indonesia. Olahraga didampingi sport science akan jadi lebih terukur sehingga semua hal dapat dipersiapkan dengan baik. Persiapan baik ujungnya adalah prestasi tertinggi.

Untuk sport tourism berkaitan dengan peningkatan pemasukan negara melalui devisa yang berasal olahraga dalam negeri. Ketika olahraga di Indonesia menjadi sebuah tontonan yang menarik maka itu akan mengundang para wisatawan lokal maupun asing untuk datang.

Irianto pun senang melihat wajah ibukota sekarang. Indah, dan menawan, itulah yang disebut Irianto melihat drastisnya perubahan ibukota sekarang. “Sudah banyak yang berubah, karena kita terus bekerja, dan berbenah,” jelasnya.

Baginya, terus bekerja untuk masyarakat adalah hak mutlak yang harus dilakukan. “Di Kaltara sendiri, kita sudah melihat hasilnya. Tanjung Selor sudah banyak perubahan dan ini jadi nilai jual kita untuk menggaet orang untuk datang ke Tanjung Selor,” tuturnya.

Kegiatan bersepeda ini, juga salah satu hal positif. Mudah dilakukan, namun punya ragam manfaat, salah satunya menurunkan tingkat stres dalam tubuh. Dalam tubuh kita terdapat hormon endorfin yang bisa memunculkan rasa nyaman.

Bersepeda menjadi salah satu bentuk latihan yang cocok bagi pengidap osteoporosis karena termasuk olahraga ringan yang hanya akan memberikan tekanan sedikit pada  bagian sendi. Bersepeda juga membantu memperbaiki kondisi nyeri lutut pada lansia.

Bersepeda secara rutin juga memiliki pengaruh terhadap otak, yakni meminimalisir penurunan fungsi kognitif (daya pikir) dan risiko demensia. Ini dikarenakan adanya peningkatan aliran darah menuju  ke otak mempengaruhi oksigen dan nutrisi yang diterima oleh otak.(humas)

Leave A Reply

Your email address will not be published.