Pemprov Bantu Logistik dan Pengobatan Gratis

Ilustrasi

TANJUNG SELOR – Rencananya, pada hari ini (23/1) seluruh logistik bantuan bagi para korban kebakaran Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan yang diakomodir Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan diangkut menggunakan kapal dari Tanjung Selor, Bulungan menuju Tarakan. Hal ini terpapar pada rapat persiapan penyaluran bantuan kepada korban kebakaran Kelurahan Sebengkok yang dipimpin Asisten I Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Sanusi di ruang rapat lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (22/1).

Pada rapat yang dihadiri seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara tersebut, Sanusi meminta agar seluruh OPD untuk segera menginventarisir bantuan yang akan diberikan. “Kalau bisa Rabu (22/1), barang bantuan sudah diangkut ke kapal. Jadi, Kamis (23/1) atau selambatnya Jumat (24/1) bantuan logistik sudah tiba di Tarakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltara, Muhammad Pandi menuturkan bahwa sejauh ini proses inventarisir logistik bantuan telah selesai. “Jika tak ada halangan, Kamis (23/1) logistik bantuan akan diangkut menuju Tarakan dengan kapal kayu yang disewa BPBD Provinsi Kaltara,” ucapnya.

Untuk pendistribusiannya, BPBD akan bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara dan pihak terkait lainnya. “Insya Allah, paling lambat Jumat (24/1) bantuan dari Pemprov Kaltara sudah tiba di Tarakan,” ungkap Pandi. Sedikitnya ada 32 item logistik bantuan yang dikirim ke Tarakan yang merupakan gabungan logistik bantuan BPBD dan Dinsos Kaltara. Beratnya mencapai 4 ton lebih.

Selain memberikan bantuan kepada korban, sesuai dengan arahan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, nantinya juga akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di lokasi kebakaran.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara, Usman bahwa telah dilakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. “Sejatinya, sudah ada tim dari Dinkes Kaltara di lokasi kebakaran. Mereka melakukan pengecekan kepada korban yang terdampak. Setidaknya, kita mengetahui terlebih dulu keluhan yang dialami warga terdampak. Ini terkait dengan penanganannya nanti,

baik dokter maupun obat-obatan yang dibawa agar sesuai dengan keluhan warga di pengungsian,” tutupnya.(humas)

Leave A Reply

Your email address will not be published.