Atasi Masalah Sampah, Pemkab Nunukan Berguru Ke Pemkot Balikpapan

BALIKPAPAN – Dalam rangka pencapaian visi dan misi Kabupaten Nunukan yaitu mewujudkan wilayah yang berwawasan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan studi pembelajaran pengelolaan lingkungan dan Adipura di Pemerintah Kota Balikpapan pada Kamis (28/2).

Dipilih nya Kota Balikpapan untuk melakukan studi pembelajaran karena Kota Balikpapan pernah meraih 17 Kali Penghargaan Adipura, 9 kali didapatkan secara berturut-turut dan Kota Balikpapan juga merupakan salah satu kota terbersih se ASEAN, selain itu juga termasuk salah satu kota yang memperoleh plakat penyusunan laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) terbaik untuk kategori kabupaten/kota.

Rombongan Pemkab Nunukan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Ir. H. Faridil Murad, SE, MT, diterima langsung oleh Walikota Balikpapan H.M. Rizal Effendi, SE diruang rapat 1 lantai 3 Kantor Walikota Balikpapan Jl. Jenderal Sudirman Balikpapan Kota

Wakil Bupati Nunukan Ir. H. Faridil Murad, SE, MT dalam sambutan nya menyampaikan maksud kedatangan rombongan Pemkab Nunukan

“Terima kasih Bapak Walikota kami sudah diterima dengan baik, maksud kedatangan kami adalah melakukan studi tiru, kami ingin meniru atau belajar bagaimana keberhasilan Kota Balikpapan dalam mengelola dan menjaga lingkungan sehingga menghasilkan penghargaan Adipura, kami ingin berdiskusi dan sharing informasi dan melihat langsung bagaimana pengelolaan sampah dimulai dari tempat pembuangan awal hingga ke tempat pembuangan akhir (TPA), ungkap Wabup.

Lebih lanjut dalam penyampaian nya Wabup berkeinginan mengetahui apa saja regulasi, kebijakan maupun adminstrasi yang dilakukan untuk mendukung terciptanya pengelolaan lingkungan yang baik

“Bapak Walikota, kami ingin mengetahui juga apa saja produk hukum dan adminstrasi seperti perda maupun peraturan walikota maupun edaran yang dikeluarkan Pemkot Balikpapan untuk mendukung terlaksana nya program peduli lingkungan”, harap Wabup.

Sementara Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam sambutan selamat datang nya menjelaskan tentang penting nya perilaku hidup bersih dan membangun kesadaran masyarakat akan penting nya peduli terhadap lingkungan

“Ini masalah perilaku, merubah perilaku ini memang tidak gampang, ada yang berpendapat harus dengan kekerasan, harus ada unsur paksa nya, namun kita memilih pendekatan pendidikan, kita ingin perilaku dan pendidikan ini sejalan karena yang paling tepat kita mendidiknya sejak dini, makanya kita mengupayakan semua sekolah yang ada di Balikpapan ini bertaraf sekolah Adiwiyata yaitu sekolah yang memiliki wawasan lingkungan” ungkap Rizal.

Rizal Effendi juga menjelaskan bahwa, Pengelolaan sampah di Kota Balikpapan sudah diperkuat Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota

“Memang dalam pengelolaan sampah kita sudah diperkuat oleh Peraturan Daerah nomor 13 Tahun 2015 mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis, Perda Nomor 10 Tahun 2004 tentang pengelolaan persampahan dan bahkan kita juga sudah mengeluarkan peraturan walikota nomor 8 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik, perwali ini bertujuan agar pusat perbelanjaan, supermarket dan toko sudah tidak menggunakan kantong plastik lagi” jelas Walikota.

Dikesempatan yang sama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Nursyan, SH tertarik untuk mendorong atau membuat perda yang serupa terkait pengelolaan sampah dan lingkungan yang ada di Kota Balikpapan

“Melihat dampak dan manfaat terhadap pengelolaan lingkungan di Kota Balikpapan ini yang di dukung oleh Peraturan Daerah (Perda), maka saya berharap untuk segera menyusun perda inisiatif DPRD Kab. Nunukan serupa dengan sesegara mungkin atau secepat nya untuk diselesaikan” tegas Wakil Ketua II DPRD Nunukan.

Dalam pertemuan tersebut yang di pandu oleh Asisten Kesra Setda Nunukan H. Hanafiah, SE,M.Si, Para pimpinan perangkat daerah Kab. Nunukan yang terdiri Kadis PUPRPKP, Kadis Kominfotik, Kadis Kesehatan, Kasat Pol PP, Kepala BPKAD, Kepala DLH Nunukan Kadis Pendidikan, Direktur RSUD Nunukan dan Kabid pada Dinas Perdagangan melakukan tanya jawab atau konsultasi terkait pengelolaan sampah di Kota Balikpapan kepada jajaran OPD Pemkot Balikpapan.

Selesai melakukan pertemuan rombongan Pemkab Nunukan melakukan kunjungan lapangan kebeberapa titik pantau Adipura di Bank Sampah dan UPT TPA Sampah Manggar. (Nabhan/Protokol)

Foto : Humas Balikpapan dan Protokol Nunukan

Leave A Reply

Your email address will not be published.